Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

Dia Briliant Permana

" Cha, yang bener aja loe suka sama yang gituan,,,gak salah,,,??? Strez sih strez tapi gak kayak gitu juga kalee,,,!!!" Itulah beberapa komentar dari teman dekatku dikantor, setelah setahun putus dengan mantanku aku memang lebih memilih untuk sendiri dulu. Dibenakku hanya terpikir untuk bekerja dan bekerja, tak ada niat lagi untukku bersenang-senang seperti dulu. Time is over waktunya melangkah maju dan memikirkan masa depan meskipun tanpa seorangpun yang mengisi hatiku. Sampai akhirnya ada seseorang yang datang tanpa sengaja dan mulai mengusik hatiku. Aneh memang karena kami belum pernah bertemu sekalipun tetapi rasanya kami sudah mengenal cukup lama. Memang pekenalan yang aku alami dengan Dia sangat aneh dan unik yaitu kami berkenalan melalui situs jejaring sosial. Dan kalau boleh dibilang sekarangpun aku menjalani hubungan yang cukup aneh dengan Dia. Tak heran jika rekan-rekan dikantorku banyak yang berkomentar aneh juga tentang hubunganku dengan seseorang misterius disan...

SALINGSAPA SALING BERTEMU

Sore ini aku berencana kewarnet langgananku yang tidak jauh dari tempat kerjaku. Hmmm, seharian ngoceh memang paling enak menghibur diri dengan membuka beberapa jejaring situs sosial yang kumiliki. Tak lupa juga aku mencoba jejaring situs sosial yang baru-baru agak menghebohkan Indonesia, karena salah satu anak bangsa yang masih berumur 14 tahun bisa membuat situs jejaring sosial dan penggunanyapun lebih dari 100 negara. Ternyata anak bangsa gak malu-maluin banget pikirku dalam hati. Akupun mempercepat laju motorku, tak lama akupun tiba didepan warnet yang hampir setiap aku punya waktu senggang aku selalu menyempatkan untuk bermain. Selain tempatnya yang nyaman orang yang menjagapun semuanya sangat ramah kepadaku. Setelah berbasa-basi sebentar akupun menuju bilik yang kosong. Klik, klik, klik mouse yang kupegangpun langsung bekerja. Hmmm, ternyata situs jejaring sosial yang baru inipun agak sedikit ribet mungkin karna aku belum terbiasa menggunakannya.Setengah jam berlangsung da...

Ke-25

Udahlah nat, kamu jangan nangis lagi. Kalo kamu nangis terus aku bakal pergi lho! ". Ucapku kepada sahabat yang paling kucinta, begitulah kata - kata yang slalu aku lontarkan jika Nata tiba - tiba menangis ketika melihat wanita memakai jilbab, ia trauma melihat wanita berjilbab karena dahulu pacarnya direbut oleh wanita berjilbab. Aku selalu memeluknya jika ia menangis mengusap lembut kepalanya. Aku mengenal Nata ketika kami masih SMA dulu. Pertemanan yang tidak disengaja membuatku langsung jatuh hati padanya. Sikapnya yang ceria, dan selalu membuat suasana menjadi menyenangkan yang membuatku nyaman didekatnya. Hanya satu hal yang membuat ia selalu menangis yaitu ARI mantan pacarnya.Walaupun Nata dan Ari sudah lama berpacaran tetapi sikap Ari yang egois dan selalu ingin menang sendiri yang membuat Ari selalu menyakiti Nata. Aku sering skali mengingatkannya untuk memutuskan hubungannya dengan Ari. " Aku gak bisa Sya, aku sayang banget sama dia walaupun dia kayak gitu. Aku tahu...

KERETA KUDA

Ketika sunyi sepi merasuki hati yang kutahu hanya diam,,, Ketika luka dan kecewa hadir yang kutahu hanya diam,,, Untuk apa berbicara bila tak pernah didengar,,,??? Untuk apa berbicara bila hanya bising yang terdengar,,,??? Suaraku hanya bisa didengar oleh hatiku,,, Dan mauku hanya bisa didengar oleh pikiranku,, Untuk apa hadir banyak nyawa dalam hidup jika hidup lebih indah dengan kesendirian,,??? Dan ketika seseorang itu hadir kembali,,, Ia sudah terlambat karena kereta kuda telah pergi membawaku kembali bersama kesendirianku,,,,

CHEONGSAM

Langit begitu gelap ketika aku melongok keluar jendela, sesaat aku terdiam. Ada apa ya kok perasaan aku gak enak,,,??? Akupun langsung keluar dari kamarku dan menuju kedapur. Hhmm, semoga coklat hangat bisa meredamkan peraasaanku pikirku dalam hati. Hujan memang selalu mengguyur kotaku beberapa waktu ini, maklum mendekati tahun baru imlek biasanya memang selalu hujan. Tetapi mendung yang kurasakan sekarang terasa lain dan sangat tidak mengenakan perasaanku. Untuk mengusir perasaanku yang tidak enak ini sengaja aku menyibukkan diri dengan membaca novel Munir yang memang selama seminggu ini aku sangat rajin membacanya berulang-ulang. Kulirik jam diponselku, ternyata waktu masih menunjukkan pukul enam sore tetapi langit diluar seperti sudah sangat malam. Oh, aku baru ingat kenapa perasaanku tidak tenang dari tadi ternyata my sweetheart seharian belum memberiku kabar. Dengan sigap aku memencet nomornya dan menelponnya, kutunggu beberapa saat dan " nomor yang anda tuju sedang tida...

IBU PERTIWI

Raut wajah Ibu Pertiwi yang tua itu semakin mengkerut,,, Kantung matanyapun kini semakin melebar dan keriput,,, Tubuh yang seula anggun dan gagah kini telah menjadi ciut,,, Hatinya dulu yang berseri kini selalu kalut,,, Pikirannyapun kini selalu membuatnya takut,,, Ketika melihat moral para wakil rakyatnya yang semakin hari semakin semrawut,,, Memandang jauh menyapu pandangan kesegala arah dan membuat dirinya salut,,, Salut akan negara yang memiliki berbagai macam budaya yang disatukan oleh kemelut,,, Walau diterjang air laut,,, Walau disapu angin ribut,,, Walau nasib orang pinggiran selalu digantung dan digelayut,,, Walau uang rakyatnya habis ditelan oleh mereka yang maruk,,, TETAPI IBU PERTIWIKU MASIH TETAP BISA TERSENYUM WALAUPUN KECUT,,,!!!!!