SALINGSAPA SALING BERTEMU
Sore ini aku berencana kewarnet langgananku yang tidak jauh dari tempat kerjaku.
Hmmm, seharian ngoceh memang paling enak menghibur diri dengan membuka beberapa jejaring situs sosial yang kumiliki.
Tak lupa juga aku mencoba jejaring situs sosial yang baru-baru agak menghebohkan Indonesia, karena salah satu anak bangsa yang masih berumur 14 tahun bisa membuat situs jejaring sosial dan penggunanyapun lebih dari 100 negara.
Ternyata anak bangsa gak malu-maluin banget pikirku dalam hati.
Akupun mempercepat laju motorku, tak lama akupun tiba didepan warnet yang hampir setiap aku punya waktu senggang aku selalu menyempatkan untuk bermain. Selain tempatnya yang nyaman orang yang menjagapun semuanya sangat ramah kepadaku.
Setelah berbasa-basi sebentar akupun menuju bilik yang kosong.
Klik, klik, klik mouse yang kupegangpun langsung bekerja.
Hmmm, ternyata situs jejaring sosial yang baru inipun agak sedikit ribet mungkin karna aku belum terbiasa menggunakannya.Setengah jam berlangsung dan akupun mulai asyik menggunakan situs baru ini.
Aku mulai mencari pertemanan sebanyak mungkin, banyak juga dari mereka yang meminta pertemanan denganku. Ada rasa bangga yang terselip dihatiku ketika aku memakai situs jejaring baru ini, mungkin rasa nasionalismeku yang agak tinggi yang membuatku seperti ini.
Tiba-tiba ada seseorang yang mengajakku mengobrol lewat pesan, agaknya aku mulai mendapat teman baru disitus baru yang kupunya ini.
Ternyata teman baruku ini lumayan baik ketika ia menanyakan nomer ponselku dengan tidak keberatan akupun memberikan kepadanya. Aneh memang tidak biasanya aku dengan mudah memberikan nomer ponselku kesembarang orang.
Hari sudah mulai gelap dan sepertinya aku harus cepat pulang, bergegas aku merapikan barang-barangku, membayar warnet dan langsung tancap gas pulang kerumah.
Dua hari telah berjalan tetapi tidak ada juga nomer asing yang mampir keponselku.
Hmm, aneh ya kok aku jadi menunggu atau bisa dikatakan berharap telpon dari orang yang sama sekali belum kukenal, lamunanku dikelaspun terpecahkan dengan suara bel istirahat sekolah yang lumayan memekakkan telinga. Akupun segera menuju kekantin untuk mengisi perutku yang sedari tadi sudah bernyanyi.
" Bang, mie rebus satu pake telor gak pake lama,,!!!" Pesanku dengan salah satu penjaga kantin. Mie memang makanan favoritku dikantin ini, hampir dua tahun aku bersekolah hampir dua tahun itu juga aku selalu memesan mie, gak tahulah apa jadinya perutku ini selalu dijejalin dengan mie instan, mungkin kalau dirontgen ususkupun sudah keriting seperti mie.
Tak lama pesanankupun datang dan aku langsung melahapnya, tak lama ponselku mengalunkan lagu Fergie yang menjadi nada deringku. Dahiku mengkerut melihat kelayar ponselku, nomer baru yang mampir keponselku.
" Halo, assalamualaikum,,,???" Aku mengangkat telponku.
" Walaikumsalam, chacha ya,,,??? Jawab suara dari sebrang sana.
" iya, ini siapa,,,???"
" Saya Ayyi dari situs jejaring salingsapa,,,,!!!!"
Akupun berpikir sejenak, memang pelupaku ini sepertinya bukan kebiasaan melainkan penyakit. Akhirnya setelah beberapa menit aku berpikir akupun ingat ternyata orang yang kulamunkan tadi akhirnya menelponku juga tetapi karna suasana kantinku yang ramai akhirnya ia memutuskan untuk menelponku nanti.
Ada perasaan senang hinggap dihatiku walaupun akupun tak tahu sebabnya.
Bel sekolah berbunyi menandakan anak-anak sudah boleh kembali kerumahnya masing-masing.
Akupun langsung menuju gerbang sembari menyetop motor adik-adik kelasku yag boleh aku tumpangi.
Maklum rumahku agak jauh dari sekolah makanya mereka terkadang agak riskan mengantarku tetapi dasarnya aku yang nekat makanya mereka menurut saja.
Sesampainya dirumah akupun memeluk omaku dan menciumnya.
" Tumben, ada pa nih,,???? Kalo minta duit mam lagi bokek,,,!!!
" Eeah nih tumben pulang-pulang langsung nyium mama pasti ada maunya,,,!!!" Timpal tanteku yang sedang menggendong adik sepupuku.
" Iiish, kok pada ngelantur semua sih ngomongnya,,, Emangnya gak boleh apa diriku yang caem ini nyium mama,,??? Zirik aja lu mbak,,!!!
Tanteku dan aku memang sudah seperti kakak adik makanya aku lebih suka memanggllnya dengan sebutan mbak daripada tante.
Bersambung,,,,,,!!!!
Hmmm, seharian ngoceh memang paling enak menghibur diri dengan membuka beberapa jejaring situs sosial yang kumiliki.
Tak lupa juga aku mencoba jejaring situs sosial yang baru-baru agak menghebohkan Indonesia, karena salah satu anak bangsa yang masih berumur 14 tahun bisa membuat situs jejaring sosial dan penggunanyapun lebih dari 100 negara.
Ternyata anak bangsa gak malu-maluin banget pikirku dalam hati.
Akupun mempercepat laju motorku, tak lama akupun tiba didepan warnet yang hampir setiap aku punya waktu senggang aku selalu menyempatkan untuk bermain. Selain tempatnya yang nyaman orang yang menjagapun semuanya sangat ramah kepadaku.
Setelah berbasa-basi sebentar akupun menuju bilik yang kosong.
Klik, klik, klik mouse yang kupegangpun langsung bekerja.
Hmmm, ternyata situs jejaring sosial yang baru inipun agak sedikit ribet mungkin karna aku belum terbiasa menggunakannya.Setengah jam berlangsung dan akupun mulai asyik menggunakan situs baru ini.
Aku mulai mencari pertemanan sebanyak mungkin, banyak juga dari mereka yang meminta pertemanan denganku. Ada rasa bangga yang terselip dihatiku ketika aku memakai situs jejaring baru ini, mungkin rasa nasionalismeku yang agak tinggi yang membuatku seperti ini.
Tiba-tiba ada seseorang yang mengajakku mengobrol lewat pesan, agaknya aku mulai mendapat teman baru disitus baru yang kupunya ini.
Ternyata teman baruku ini lumayan baik ketika ia menanyakan nomer ponselku dengan tidak keberatan akupun memberikan kepadanya. Aneh memang tidak biasanya aku dengan mudah memberikan nomer ponselku kesembarang orang.
Hari sudah mulai gelap dan sepertinya aku harus cepat pulang, bergegas aku merapikan barang-barangku, membayar warnet dan langsung tancap gas pulang kerumah.
Dua hari telah berjalan tetapi tidak ada juga nomer asing yang mampir keponselku.
Hmm, aneh ya kok aku jadi menunggu atau bisa dikatakan berharap telpon dari orang yang sama sekali belum kukenal, lamunanku dikelaspun terpecahkan dengan suara bel istirahat sekolah yang lumayan memekakkan telinga. Akupun segera menuju kekantin untuk mengisi perutku yang sedari tadi sudah bernyanyi.
" Bang, mie rebus satu pake telor gak pake lama,,!!!" Pesanku dengan salah satu penjaga kantin. Mie memang makanan favoritku dikantin ini, hampir dua tahun aku bersekolah hampir dua tahun itu juga aku selalu memesan mie, gak tahulah apa jadinya perutku ini selalu dijejalin dengan mie instan, mungkin kalau dirontgen ususkupun sudah keriting seperti mie.
Tak lama pesanankupun datang dan aku langsung melahapnya, tak lama ponselku mengalunkan lagu Fergie yang menjadi nada deringku. Dahiku mengkerut melihat kelayar ponselku, nomer baru yang mampir keponselku.
" Halo, assalamualaikum,,,???" Aku mengangkat telponku.
" Walaikumsalam, chacha ya,,,??? Jawab suara dari sebrang sana.
" iya, ini siapa,,,???"
" Saya Ayyi dari situs jejaring salingsapa,,,,!!!!"
Akupun berpikir sejenak, memang pelupaku ini sepertinya bukan kebiasaan melainkan penyakit. Akhirnya setelah beberapa menit aku berpikir akupun ingat ternyata orang yang kulamunkan tadi akhirnya menelponku juga tetapi karna suasana kantinku yang ramai akhirnya ia memutuskan untuk menelponku nanti.
Ada perasaan senang hinggap dihatiku walaupun akupun tak tahu sebabnya.
Bel sekolah berbunyi menandakan anak-anak sudah boleh kembali kerumahnya masing-masing.
Akupun langsung menuju gerbang sembari menyetop motor adik-adik kelasku yag boleh aku tumpangi.
Maklum rumahku agak jauh dari sekolah makanya mereka terkadang agak riskan mengantarku tetapi dasarnya aku yang nekat makanya mereka menurut saja.
Sesampainya dirumah akupun memeluk omaku dan menciumnya.
" Tumben, ada pa nih,,???? Kalo minta duit mam lagi bokek,,,!!!
" Eeah nih tumben pulang-pulang langsung nyium mama pasti ada maunya,,,!!!" Timpal tanteku yang sedang menggendong adik sepupuku.
" Iiish, kok pada ngelantur semua sih ngomongnya,,, Emangnya gak boleh apa diriku yang caem ini nyium mama,,??? Zirik aja lu mbak,,!!!
Tanteku dan aku memang sudah seperti kakak adik makanya aku lebih suka memanggllnya dengan sebutan mbak daripada tante.
Bersambung,,,,,,!!!!
Komentar
Posting Komentar