Sepeda Khayalku
Kayuh,,,Kayuuh,,,Kayuuuh,,,
Sepedaku mengkayuh sendiri sekuat tenaga untuk terus berjalan mengarungi kehidupanku,,,
Letih selalu mejadi harapan baru untuk selalu menunggu adanya secercah harapan,,,
Ketika secercah cahaya hanya bualan diri sendiri sepedaku tetap mengkayuh dirinya untuk terus melaju,,,
Mengkayuh walau pedih perih hati sepedaku,,,
Mengkayuh walau kaki sepedaku telah serupa kaki gajah,,,
aku harap sepedaku bisa menjelajahi semua tempat-tempat yang ada dihatiku,,,
Menyinggahi ruang-ruang dihatiku, lalu mampir kekedai kopi yang ada didekat ujung pikiranku,,,
Lalu singgah dihotel melati yang ada didepan gang pikiranku, beristirahat sejenak sambil berkaraoke menyanyikan bait-bait kerisauan dan ditemani oleh ayam-ayam cantik yang lusuh karna sehabis melewati malam dengan gagak-gagak berdasi,,,
Lalu kembali berjalan lagi untuk menunaikan tugas yang dipikulnya yaitu menuju tempat yang paling sunyi, paling sepi, paling gersang dan tandus dan tempat yang paling menyedihkan yaitu "LUBUK HATIKU",,,
Kuharap sepedaku itu bisa sampai tepat waktu tanpaada halangan kecil seperti kempes ban, atau malah pecah ban karena terkena kerikil-kerikil yang ada diaspal pikiranku,,,
Atau yang lebih parah lepas rantai karena sepeda bututku tak pernh ada yang merawat,,,!!!
Sepedaku lebih tua dari Aristoteles, tapi sangat setia melebihi Romeo, lebih anggun dari Lady Diana, tapi buruknya tak ubah seperti Shreek difilm animasi anak-anak,,,!!!
Sepedaku tak kenal perhatian,,,
Sepedaku tak kenl kasih sayang,,,
Karena dia selalu menyayangi dirinya sendiri dengan caranya sendiri,,,
Dia juga tak butuh perhatian karna memang ia tak suka diperhatikan,,,
Walau dia selalu disia-siakan tapi ia amat setia,,,
Setia dengan tugasnya yang berat yaitu mengantarkan satu surat berwarna biru laut dihiasi pita bercorak bintang yang dikirimkan oleh seseorang yang jauh disana yang tak kukenal,,,
Surat itu dikhususkan untu lubuk hatiku yang agak sedikit menyedihkan.,,,
Aach, hanya pesan singkat saja yang berisi,,,,,,
" Syukurilah nikmat apapun yang diberikan Tuhan kepadamu walaupun sakit,,,,
Dan jangan kamu selalu mengeluh dan merutuki takdirmu karena semakin kamu merutuki takdirmu maka takdir akan selalu senang mempermainkanmu,,,!!!
Karna salah bukan karna takdir semata melainkan karna ulahmu sendiri atau ulah orang sebelum kamu,,,,!!!"
Muara Bungo, Rabu 08 Juni 2011,,,
Jam 09:30,,,
Sepedaku mengkayuh sendiri sekuat tenaga untuk terus berjalan mengarungi kehidupanku,,,
Letih selalu mejadi harapan baru untuk selalu menunggu adanya secercah harapan,,,
Ketika secercah cahaya hanya bualan diri sendiri sepedaku tetap mengkayuh dirinya untuk terus melaju,,,
Mengkayuh walau pedih perih hati sepedaku,,,
Mengkayuh walau kaki sepedaku telah serupa kaki gajah,,,
aku harap sepedaku bisa menjelajahi semua tempat-tempat yang ada dihatiku,,,
Menyinggahi ruang-ruang dihatiku, lalu mampir kekedai kopi yang ada didekat ujung pikiranku,,,
Lalu singgah dihotel melati yang ada didepan gang pikiranku, beristirahat sejenak sambil berkaraoke menyanyikan bait-bait kerisauan dan ditemani oleh ayam-ayam cantik yang lusuh karna sehabis melewati malam dengan gagak-gagak berdasi,,,
Lalu kembali berjalan lagi untuk menunaikan tugas yang dipikulnya yaitu menuju tempat yang paling sunyi, paling sepi, paling gersang dan tandus dan tempat yang paling menyedihkan yaitu "LUBUK HATIKU",,,
Kuharap sepedaku itu bisa sampai tepat waktu tanpaada halangan kecil seperti kempes ban, atau malah pecah ban karena terkena kerikil-kerikil yang ada diaspal pikiranku,,,
Atau yang lebih parah lepas rantai karena sepeda bututku tak pernh ada yang merawat,,,!!!
Sepedaku lebih tua dari Aristoteles, tapi sangat setia melebihi Romeo, lebih anggun dari Lady Diana, tapi buruknya tak ubah seperti Shreek difilm animasi anak-anak,,,!!!
Sepedaku tak kenal perhatian,,,
Sepedaku tak kenl kasih sayang,,,
Karena dia selalu menyayangi dirinya sendiri dengan caranya sendiri,,,
Dia juga tak butuh perhatian karna memang ia tak suka diperhatikan,,,
Walau dia selalu disia-siakan tapi ia amat setia,,,
Setia dengan tugasnya yang berat yaitu mengantarkan satu surat berwarna biru laut dihiasi pita bercorak bintang yang dikirimkan oleh seseorang yang jauh disana yang tak kukenal,,,
Surat itu dikhususkan untu lubuk hatiku yang agak sedikit menyedihkan.,,,
Aach, hanya pesan singkat saja yang berisi,,,,,,
" Syukurilah nikmat apapun yang diberikan Tuhan kepadamu walaupun sakit,,,,
Dan jangan kamu selalu mengeluh dan merutuki takdirmu karena semakin kamu merutuki takdirmu maka takdir akan selalu senang mempermainkanmu,,,!!!
Karna salah bukan karna takdir semata melainkan karna ulahmu sendiri atau ulah orang sebelum kamu,,,,!!!"
Muara Bungo, Rabu 08 Juni 2011,,,
Jam 09:30,,,
Komentar
Posting Komentar